Kamis, 19 November 2020

Afiliasi Marketing

Apa itu Afiliasi Marketing?


        Salah satu kelebihan pemasaran online adalah jangkauan pemasaran yang luas sehingga perusahaan yang menggunakan pemasaran online, secara tidak langsung, telah membuka kesempatan dan membuka pasar yang luas di dunia maya. Pada aplikasinya, pemasaran secara online memiliki beberapa cara untuk menarik konsumen atau untuk mendapatkan pelanggan. Program afiliasi adalah model pemasaran online yang saat ini berkembang dengan pesat. Hal ini dibuktikan dengan semakin bertambahnya situs penyedia program afiliasi dan semakin banyaknya penayang (publisher) yang menampilkan iklan afiliasi pada situs atau blognya.
        Menurut Prussakov (2007), program afiliasi adalah jenis pemasaran yang dijalankan mitra atau afiliasi dengan mengiklankan produk dari pedagang. Sementara itu, Goldschmidt (2003), mendefinisikan istilah pemasaran afiliasi sebagai hubungan bisnis online yang didalamnya terjadi komunikasi berupa pesan ke pengunjung melalui situs penayang afiliasi yang dapat menyebabkan kemungkinan terjadinya transaksi.

Sejarah Afiliasi Pemasaran

        Program afiliasi yang berkembang saat ini di Indonesia tidak dapat lepas dari sejarah program afiliasi di dunia. Sebetulnya, konsep bagi hasil dengan cara bagi komisi sudah lama dilakukan. Berikut ini adalah rangkaian peristiwa tentang sejarah afiliasi pemasaran berdasarkan urutan waktu.

Tahun 1989 - The Beginning

William J. Tobin, pendiri PC FLowers & Gifts, menjadi marketer pertama lewat internet. Pada tahun 1989, Tobin memiliki gagasan pemasaran afiliasi internet dan meluncurkan programnya di Prodigy Network. PC FLowers & Gifts tetap di layanan tersebut hingga tahun 1996

Tahun 1994 - Affiliates on the Web

Pada 1994, CDNOW merilis (launching) program BuyWeb. Ide dasarnya adalah bahwa website dapat menjadi tempat untuk mengupas album atau beberapa halaman album disertai dengan tautan (link) yang akan membawa pengunjung langsung ke CDNOW untuk membeli album.

Tahun 2000 - Enter the FTC

Pada Mei 2000, FTC mengeluarkan Dot Corn Disclosures yang berisi informasi tentang iklan online, yaitu menetapkan pedoman untuk mengatasi hal yang mencolok dari pengungkapan dalam iklan di internet.

Tahun 2003 - Affiliates United 

Pertemuan afiliasi didirikan oleh Missy Ward dan Shawn Collins pada 2003. Pertemuan afiliasi diciptakan untuk memberikan sesi pendirikan pada isu-isu industri terbaru dan membina lingkungan jaringan yang produktif untuk pemasar afiliasi. Pertemuan pertama afiliasi diadakan di New York dan dihadiri 200 peserta. Pada Desember 2003, perusahaan teknologi iklan ValueClick Inc. mengakuisisi Commision Junction secara online sebesar $58 juta.

Tahun 2008 - Affiliates Nexus

Pada April 2008, New York melalui legislasi menyatakan bahwa individu dan organisasi yang memiliki hubungan tertentu dengan Amazon.com (atau lainnya dari negara vendor) adalah afiliasi dari vendor yang fisiknya dapat dilihat yang diperlukan di negara bagian untuk memungkinkan negara menarik vendor dalam mengumpulkan pajak penjualan

Tahun 2013 - A Changing Landscape

Pada 14 Februari 2013, Kongres AS memperkenalkan Marketplace Fairness Act, yaitu undang-undang yang memungkinkan negara meninta vendor online untuk mengumpulkan pajak penjualan, tetapi negara hanya mengubah dan menyederhanakan peraturan perpajakan penjualan mereka. Pada April 2013, Google Affiliate Network (sebelumnya DoubleClick Performics yang diakuisisi oleh Google pada tahun 2007) mengumumkan bahwa mereka akan menutup operasinya.

    Program afiliasi saat ini banyak dilakukan karena mudah dilakukan oleh siapa pun dan gratis (tanpa biaya). Di beberapa negara di dunia, program afiliasi berkembang secara signifikan, di antaranya Indonesia. Beberapa program afiliasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yang banyak diikuti oleh pemilik web atau blog antara lain Lazada, Zalora, Ebay, Clickbank, Amazon, Instaforex, dan lain sebagainya.

Selasa, 15 Oktober 2019

Apa itu E-Commerce?





    Teknologi saat ini berkembang cepat mendukung semua bidang pekerjaan demi membantu perusahaan dan pebisnis perorangan mewujudkan tujuan mereka. Salah satunya adalah teknologi informasi, yang produknya berupa hardware dan software semakin mudah didapatkan.
       Teknologi informasi yang sangat signifikan mendukung pencapaian keuntungan perusahaan atau pebisnis perorangan adalah Internet. Internet mempermudah perusahaan melakukan kegiatan pendukung seperti promosi dengan menggunakan media online, dan karena itu muncul sebutan iklan online. Pada umumnya, ada dua cara mempromosikan perusahaan melalui iklan online. Pertama, pihak perusahaan menjalin kerja sama dengan pemilik situs online untuk meletakkan iklan di portal mereka, Kedua, perusahaan sendiri dapat membuat situs perusahaan sebagai tempat memasang iklan.
        Media online memiliki berbagai bentujk dan jenis yang khas. Ada yang berbentuk situs, ada yang berbentuk blog, dan sebagainya. Sebagai contoh, situs yang digunakan untuk perdagangan, jual beli, dan lainyang berorientasi keuntungan, baik keuntungan bagi pemilik situs maupun keuntungan bagi pengguna dikenal dengan sebutan situs electronic commerce  atau e-commerce.



E-Commerce?

    Menurut Triton (2006), e-commerce (electronic commerce) adalah transaksi perdagangan di mana baik membeli maupun menjual dilakukan secara elektronik melalui jaringan internet. Senada dengan definisi itu, menurut Laudon & Laudon (1998), e-commerce adalah suatuproses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan komputer sebagai perantara transaksi bisnis.
    

Tujuan e-Commerce

          Tujuan perusahaan menggunakan e-commerce  adalah meningkatkan keuntungan perusahaan dengan cara yang efektif dan efisien. Efektif artinya penggunaan e-commerce dapat lebih cepat mencapai tujuan.

Manfaat e-Commerce

             Aplikasi e-commerce memberikan nilai tambah (value added) bagi perusahaan atau pebisnis perorangan yang menggunakannya. Nilai tambah yang dimaksud adalah dengan menggunakan e-commerce perusahaan akan lebih dikenal di dunia online sehingga calon konsumen mudah mencari informasi yang dibutuhkan tentang perusahaan beserta produknya. Berikut adalah manfaat e-commerce bagi perusahaan

a. Media promosi produk

        E-commerce menjadi media promosi produk yang memberikan banyak pilihan dengan bentuk dan gaya yang bariatif kepada konsumen tanpa mengurangi pesan yang ditawakna.   

b. Menghemat biaya

    Aplikasi e-commerce mengurangi biaya-biaya yang biasanya muncul pada proses pembuatan iklan, proses penyampaian iklan kepada pelanggan, biaya bagi pemberi informasi, biaya telepon, ongkos kirim, biaya cetak, dan lain sebagainya.

c. Informasi tepat waktu

   Tidak seperti dalam dunia offline, waktu yang dibutuhkan untuk mengunggah (upload) konten atau artikel e-commerce sangat singkat, bahkan dalam hitungan detik.

d. Mempersingkat waktu pengiriman uang

        E-commerce membuat waktu yang dibutuhkan untuk mentransfer uang menjadi lebih cepat.

e. Konsistensi informasi

        Aplikasi e-commerce melalui media internet konsisten dan akurat dalam memberikan dan berbagi informasi kepada calon konsumen atau konsumen.

f. Pelayanan konsumen yang lebih baik

        Jika sebelumnya konsumen mengalami kesulian berinteraksi langsung dengan customer service perusahaan, mungkin karena jarak yang jauh, tempat yang jauh, dan waktu yang terbatas 
(hanya pada jam kerja), melalui e-commerce konsumen seakan dimanjakan. 

Kesimpulannya adalah e-commerce saat ini sangat berguna untuk perusahaan dan juga seseorang yang sedang melakukan bisnis agar apa yang mereka lakukan mulai dari menjual sampai melakukan penjualan bisa terbantu oleh E-Commerce

Senin, 23 September 2019

Pentingnya Bisnis Online



APA ITU BISNIS ONLINE?

   Bisnis online adalah kegiatan bisnis yang dilakukan di dunia maya dengan bantuan internet. Menjalankan suatu bisnis online memerlukan media online sebagai tempat berbisnis. Media online seperti website, blog, jejaring sosial maupun toko online (marketplace)  dapat dijadikan penggerak bisnis. Aktivitas pemesanan, transaksi, pembayaran, konfirmasi, konsultasi semua kini dapat dilakukan secara mudah dengan online.   
   Bisnis online memiliki prinsip yang sama dengan bisnis offline. Karena tetap harus ada barang maupun jasa yang nanti akan diperjual belikan, hanya saja dalam bisnis online berbagai kegiatan konvensional mulai digantikan dengan media online, seperti dalam hal pemasaran dan promosi . Kegiatan bisnis online dan offline berjalan saling mendukung dalam upaya mencapai tujuan usaha. Bisnis online adalah bisnis yang dapat dijalankan oleh siapa saja yang memiliki niat dan semangat tinggi. Bisnis online adalah bisnis potensial yang dapat diaplikasikan pada setiap usaha. Kemudahan akses internet dan layanan media online gratis dapat dimanfaatkan oleh orang orang yang ingin memulai bisnis online. 

                        MANFAAT BISNIS ONLINE


   Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari melakukan bisnis online dari sekarang. Berikut adalah manfaat dari bisnis online:

1. Menjadi Ladang Mata Pencarian.

Di era teknologi digital yang semakin canggih sekarang ini, bisnis online memang menjadi sebuah trend mencari penghasilan baru yang sangat menjanjikan. Selain mudah dilakukan, bisa diakses kapan dan dimana saja, bisnis online juga memiliki pasar yang lebih luas sehingga peluang untuk memanen keuntungan juga besar.

2. Membuka Lowongan Pekerjaan.

Seperti yang telah Anda ketahui, fenomena dunia kerja real di Indonesia saat ini cukup memprihatinkan. Bukan hanya karena UMR yang terbilang rendah, tapi juga lowongan pekerjaan yang sangat sulit dicari.
Tapi dengan adanya bisnis online, maka bisa memberikan manfaat bagi orang sekitar dengan merekrut tenaga kerja ketika bisnis yang digeluti sudah berkembang.

KEUNTUNGAN BISNIS ONLINE
Selain memberikan manfaat, bisnis online juga tak kalah memberikan banyak keuntungan untuk Anda, diantaranya :

1. Modal Kecil

Modal dalam berbisnis online hanyalah gadget dengan fitur mendukung, skill dan kuota internet. Selain itu, ada berbagai jenis bisnis online yang bahkan gratis, contohnya adalah periklanan dan sebagainya.

2. Hemat Waktu

Bisnis online adalah sebuah aktivitas bisnis yang sangat praktis dan hemat waktu. Pasalnya, Anda bisa bekerja kapan saja menyesuaikan dengan waktu luang yang dimiliki. Oleh karena itu, maka tidak heran jika banyak orang yang menjadikannya sebagai bisnis sampingan.

3. Pasar Luas

Bisnis online memiliki jangkauan pasar yang luas, bahkan dapat dikatakan tidak terbatas. Anda bisa berbisnis skala nasional maupun internasional tanpa takut terbatasi oleh ruang dan waktu. Dengan memanfaatkan berbagai sosial media, produk Anda sudah bisa dilihat oleh orang dari seluruh dunia.

4. Pasar Luas

Bisnis online memiliki jangkauan pasar yang luas, bahkan dapat dikatakan tidak terbatas. Anda bisa berbisnis skala nasional maupun internasional tanpa takut terbatasi oleh ruang dan waktu. Dengan memanfaatkan berbagai sosial media, produk Anda sudah bisa dilihat oleh orang dari seluruh dunia.
 

Afiliasi Marketing

Apa itu Afiliasi Marketing?         Salah satu kelebihan pemasaran online adalah jangkauan pemasaran yang luas sehingga perusahaan yang meng...